Gereja telah “sering kali melukai komunitas LGBT melalui sikap menghakimi dan pengucilan,” kata Kardinal Robert McElroy dari Washington dalam khotbahnya pada 20 Juni di konferensi LGBT Outreach, yang diselenggarakan di Universitas Georgetown milik Ordo Yesuit. Ia menyoroti “dua peristiwa selama masa kepausan Leo XIV”. Yang pertama adalah pernyataan yang disampaikan Paus Leo XIV selama kunjungannya ke Afrika pada bulan April, ketika ia mengatakan bahwa “persatuan atau perpecahan dalam Gereja tidak boleh berpusat pada masalah-masalah seksual.” Kardinal McElroy berkomentar: “Terlalu sering, baik dalam pernyataan magisterial maupun di kalangan umat awam, dosa-dosa seksual telah dikutuk dengan semangat yang begitu besar sehingga secara efektif menempatkannya di mata banyak orang beriman sebagai kewajiban moral utama umat Kristiani.” Sebaliknya, Leo XIV justru menyoroti “pentingnya keadilan ekonomi, perang dan perdamaian, imigrasi, serta rasisme sebagai elemen kunci dalam kehidupan …Lebih
Kompendium Katekismus Gereja Katolik. Kompendium Katekismus Gereja Katolik Katekismus Gereja Katolik (dalam bahasa Inggris: Catechism of the Catholic Church) adalah buku penjelasan atau instruksi resmi mengenai iman dan ajaran Gereja Katolik Roma, pertama diadakan pada abad ke II dan pertama diterbitkan setelah mesin cetak diciptakan sesudah zaman Reformasidan edisi terakhir di Perancis pada tahun 1992 atas permintaan dan saran Paus Yohanes Paulus II. Buku ini telah diterjemahkan ke banyak bahasa lainnya. Opus Dei adalah sebuah lembaga Gereja Katolik yang didirikan oleh Santo Josemaría Escrivá. Misi Opus Dei adalah membantu para umat untuk mengubah pekerjaan dan kegiatan sehari-hari menjadi kesempatan untuk hidup lebih dekat dengan Tuhan, untuk melayani sesama, dan untuk membangun masyarakat. Opus Dei membantu karya gereja-gereja paroki setempat dengan mengadakan pendalaman iman, ceramah, retret dan pelayanan pastoral yang membantu umat untuk mengembangkan kehidupan rohani dan …Lebih
Uskup Katolik Ditampilkan di Neraka. Selama festival Hellfest yang digelar pada 18–21 Juni 2026 di Clisson, Prancis barat, seorang penampil muncul di atas panggung dengan mengenakan topeng gelap berbentuk tengkorak serta mitra uskup Katolik. Pertunjukan panggung tersebut menampilkan visual bertema gelap dan okultisme. Foto-foto tersebut dibagikan di akun Instagram resmi Hellfest. Festival ini merupakan salah satu festival musik heavy metal terbesar di Eropa.
Nantes – Hellfest 2026: Un faux évêque mis en scène au milieu d’une imagerie ouvertement satanique : la provocation antichrétienne continue. Alors que des milliers de festivaliers se pressent au Hellfest, des images diffusées par le festival montrent un personnage grimé en évêque entouré de figures sataniques. Une nouvelle instrumentalisation des symboles chrétiens qui choque de nombreux fidèles et relance le débat sur le respect du sacré et les limites de la provocation artistique.
San Josemaría Escrivá - Pendiri Opus Dei. San Josemaría Escrivá Pendiri Opus Dei DOA Ya Allah, melalui perantaraan Bunda Perawan Maria, Engkau telah menganugerahkan rahmat yang berlimpah kepada imamMu, Santo Josemaria, dan memilihnya sebagai alat yang paling setia untuk mendirikan Opus Dei, suatu jalan penyucian dalam pekerjaan sehari-hari dan pemenuhan tugas-tugas kehidupan selrang Kristiani. Bantulah aku agar dapat belajar mengubah setiap saat dan keadaan dalam hidupku menjadi kesempatan untuk mencintaiMu, melayani Gereja, Bapa Paus, and seluruh jiwa-jiwa, dengan penuh kegembiraan and kesederhanaan, menyinari semua jalan kehidupan di bumi dengan cahaya iman dan cinta kasih. Maka, dengan perantaraan Santo Josemaría anugerahilah aku dengan rahmat yang aku mohon. (silakan mengutarakan permohonan anda). Amin Bapa Kami..., Salam Marla..., Kemuliaan kepada Bapa....
Monsignor Livio Melina (terlihat dalam foto bersama Benediktus XVI), mantan presiden (2006–2016) Institut Kepausan Yohanes Paulus II untuk Studi Perkawinan dan Keluarga, telah menulis mengenai peran Uskup Agung Vincenzo Paglia dalam pembubaran institut tersebut. Melina menanggapi di LaNuovaBq.it (20 Juni) wawancara yang diberikan Paglia kepada Settimana News pada 21 Mei. “Penutup untuk Kepentingan yang Tak Dapat Diakui” Tuduhan paling mencolok dari Melina muncul di bagian akhir esainya: “Tindakan Paglia tidak didorong oleh alasan teologis, melainkan oleh kritik ideologis terhadap Institut tersebut.” Ia menyarankan bahwa ideologi berfungsi untuk menyembunyikan motif yang lebih dalam: “Ideologi, sebagaimana diajarkan Karl Marx kepada kita, berfungsi sebagai kedok bagi kepentingan yang tak dapat diakui.” Melina berpendapat bahwa penindasan tersebut mungkin berasal dari keyakinan bahwa ajaran tradisional Gereja mengenai pernikahan dan keluarga adalah “tidak masuk akal” dan “tidak dapat …Lebih